Kamis, 25 Oktober 2012

Prediksi Pertarungan Sengit MotoGp Australia di Phillip Island



Balapan MotoGP kian memanas seiring dengan kian dekatnya ke akhir musim. Belum ketahuan siapa yang berhak atas mahkota juara MotoGP musim ini. Walhasil Phillip Island yang menjadi seri kedua dari belakang bisa berperan signifikan, sehingga niscaya berjalan menegangkan. Di MotoGP Australia, tiga pembalap secara khusus niscaya punya motivasi ekstra dalam memburu kemenangan.

Menilik papan klasemen, persaingan sejatinya tinggal jadi milik Jorge Lorenzo (Yamaha) dan Dani Pedrosa (Repsol Honda). Dengan maksimal 50 poin diperebutkan di dua seri sisa, kedua rider Spanyol itu terpaut 23 poin saja--Lorenzo 330 poin dan Pedrosa 307 poin.

Dengan kondisi tersebut maka Lorenzo bisa saja sudah memastikan gelar juara di Phillip Island jika dapat meraup angka yang membuat selisihnya dengan Pedrosa jadi tak lagi bisa dikejar--sekalipun Pedrosa memenangi seri terakhir di Valencia--dengan cara finis di posisi yang lebih baik dari Pedrosa.

Beberapa skenario yang menguntungkan Lorenzo seperti itu dapat tercipta, misalnya, dengan Lorenzo memenangi balapan pada akhir pekan dan Pedrosa finis kedua. Dalam hal ini maka Lorenzo akan mengoleksi 355 poin dan Pedrosa punya 327 poin. Artinya jika pun Pedrosa menang di seri penutup, raihan maksimalnya di akhir musim hanya 352 poin.

Sebagai gambaran lain, Lorenzo bahkan tak perlu memenangi balapan. Jika seandainya di Phillip Island nanti ia cuma finis di posisi dua (350 poin) dan sukses meredam Pedrosa untuk finis di posisi tiga (323 poin), Lorenzo pun dipastikan jadi juara karena poin maksimal Pedrosa di akhir musim cuma 348 poin.

Dalam beberapa seri terakhir, Lorenzo sendiri memang terlihat lebih cenderung "main aman". Walhasil selama tiga seri terakhir ia pun terlihat puas-puas saja finis di posisi dua di belakang Pedrosa.

Namun demikian, melihat kenyataan yang ada plus momentum positif dari Pedrosa, boleh jadi Lorenzo kini ingin menyudahi "permainan" secepatnya demi menghindari risiko.

Pedrosa sendiri sudah pasti ingin terus melanjutkan tren positifnya setelah memenangi tiga seri terakhir--juga lima dari enam seri terakhir--demi terus menggerus keunggulan yang dimiliki oleh Lorenzo. Dengan lajunya kini, kemenangan sudah pasti ia canangkan.

Di tengah-tengah persaingan Lorenzo dan Pedrosa, muncullah kemudian Casey Stoner, rekan setim Pedrosa, yang akan menjalani balapan kandang terakhirnya sebelum pensiun.

Sudah tentu pembalap Australia itu mau memberikan "sajian penutup" seindah mungkin buat para fansnya, dengan cara kembali menang sekaligus menegaskan dominasinya di Phillip Island setelah dengan setia memenangi balapan itu sejak 2007.

Para pembalap lain macam Valentino Rossi, Cal Crutchlow, Andrea Dovizioso, dan Alvaro Bautista, memang tak bisa dikesampingkan begitu saja. Tetapi sorotan dan persaingan di Phillip Island tampaknya akan lebih diramaikan dengan persaingan segitiga antara Lorenzo, Pedrosa, dan Stoner. Bukan tak mungkin tiga orang itu pula yang nanti akan kembali naik podium sebagaimana yang terjadi di Sepang lalu.

0 comments:

Posting Komentar

 
Copyright 2013 Berita Moto GP. All rights reserved.
Themes by Ex Templates Blogger Templates